News

Galeri Investasi STIE Enam Enam Raih Penghargaan dari Bursa Efek Indonesia

Posted on

www.stie-66.ac.id – Galeri Investasi STIE Enam Enam Kendari mendapat penghargaan kompetisi 10 Days Challenge 2019 pada periode I dari Bursa Efek Indonesia. Kompetisi 10 Days Challenge 2019 adalah kompetisi untuk mengapresiasi Galeri Investasi (GI) dan Anggota Bursa (AB) di seluruh Indonesia serta menyukseskan penerapan Simpilfikasi Pembukaan Rekening Efek, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek (KSEI) mengadakan Kompetisi 10 Days Challenge. Kompetisi ini merupakan Kompetisi antar GI BEI dan bekerjasama dengan AB dalam penciptaan SID Saham baru terbanyak dalam 10 hari periode kompetisi. Kompetisi ini diadakan selama 3 periode pada tahun 2019.

Penyerahan Piagam Penghargaan 10 Days Challenge oleh Bursa Efek Indonesia kepada Galeri Investasi STIE Enam Enam Kendari.

Ditemui pada saat penyerahan piagam, Andi Runis Makkulau, S.E., M.E. selaku penanggung jawab Galeri Investasi STIE Enam Enam Kendari mengatakan bahwa ini merupakan kali ketiganya Galeri Investasi kami meraih penghargaan, Semoga pada periode ke II GI STIE Enam Enam bisa mendapat juara lagi.

Hal ini juga disambut positif oleh pihak Bursa Efek Indonesia kantor perwakilan Sulawesi Tenggara. Ricky, Executive Trainer BEI kantor perwakilan Sulawesi Tenggara sangat mengapresiasi Galeri Investasi STIE Enam Enam yang turut berperan aktif dalam setiap kegiatan ataupun lomba yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia. “STIE Enam Enam Kendari merupakan salah satu percontohan bagi kampus lain di Sulawesi Tenggara dan bahkan Nasional tentang bagaimana membina dan mengelola Galeri Investasi agar dapat produktif dan aktif dalam penyebaran informasi pasar modal sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal bagi mahasiswa, praktisi ekonomi, investor, pengamat pasar modal maupun masyarakat umum di daerah dan sekitarnya baik untuk kepentingan sosialisasi dan pendidikan/edukasi pasar modal maupun untuk kepentingan ekonomis atau alternatif investasi” ungkap Ricky.

Sementara itu, Ketua STIE 66 Kendari, DR. Bakhtiar Abbas, SE., M.Si. mengatakan sangat gembira dan bangga atas pencapaian Galeri Investasi STIE Enam Enam. Menurutnya, hal ini akan berdampak positif pada kampus STIE 66 Kendari karena akan memperkuat eksistensi STIE Enam Enam Kendari sebagai salah satu kampus favorit di Sulawesi Tenggara. Dengan banyaknya pencapaian dan prestasi yang diraih oleh institusi, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berkarya dan menambah minat masyarakat untuk turut menjadi bagian dari STIE Enam Enam Kendari. “Kami akan selalu berusaha meningkatkan kualitas kampus dalam meraih prestasi-prestasi  selanjutnya. Sejalan dengan motto STIE 66 Kendari “More than others/Lebih dari yang lain”, tutupnya.

News

STIE Enam Enam Kendari kirim bantuan untuk korban banjir Konawe Utara

Posted on

Dikabarkan masih terdapat beberapa wilayah di Sulawesi Tenggara yang terdampak banjir cukup parah, walau terdapat beberapa wilayah banjir yang mulai surut.

Salah satu wilayah yang tingkat kebanjirannya cukup parah dan belum tampak tanda – tanda akan surut salah satunya adalah desa horoe dan laroonaha kecamatan oheo.

Disini termasuk salah satu wilayah yang mengalami banjir bandang yang cukup parah bahkan membuat akses jalan menuju desa ini masih terputus sehingga bantuan sangat sulit menjangkau wilayah tersebut.

Mengenai bantuan dijelaskan telah berdatangan bantuan dari relawan – relawan, termasuk pemerintah setempat, “dari Pemda sendiri sudah sempat terjangkau, tetapi masih terbatas karena akses menuju kesini masih sulit,” paparnya.

Ditambahkan, walau bantuan sudah berdatangan, tetapi masih sangat kurang karena masysrakat tak sempat membawa barang apapun saat banjir terjadi, sehingga Cukup banyak yang masih diperlukan masyarakat seperti pakaian, popok bayi juga obat – obatan.”

Dalam hal ini keluarga besar STIE Enam Enam Kendari juga memberikan bantuan donasi kepada korban banjir konawe utara di desa horoe dan laroonaha kecamatan Oheo.

Dendy Rivaldi selaku perwakilan KBM STIE Enam Enam Kendari mengatakan, “susahnya akses ke daerah ini diakibatkan ada beberapa jalanan dan jembatan yang putus sehingga bantuan sulit disalurkan,” Dendy juga berharap pemerintah daerah lebih serius memperhatikan wilayah – wilayah terdampak banjir. (Ponimin)

Source: Pena Sultra

Event

Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Enam-Enam (STIE 66) Kendari Gelar Bakti Sosial Amaliyah Ramadhan

Posted on

STIE Enam Enam Kendari – Salah satu Organisasi Internal Kampus Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HMA) STIE Enam Enam Kendari telah mengadakan kegiatan Bakti Sosial yang merupakan salah satu kegiatan tahunan organisasi tersebut yang dipersiapkan jauh hari sebelum datangnya Bulan Suci Ramadhan.

Dengan memberi bantuan berupa sembako dan berbagai macam buku bacaan dan pakaian bekas layak pakai dari teman² kelas yang disalurkan untuk adik²/saudara kita yang berada di Panti Asuhan An-Nur Rahmat bertepatan di Lrg.Pelangi depan Kampus Baru Universitas Haluoleo (UHO).

Kegiatan ini bertujuan untuk menggerakan hati kita semua agar ikhlas memberi dan tetap selalu bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Allah ﷻ kepada kita hingga detik ini mengingat masih banyak saudara/adik² kita diluar sana yang masih kurang beruntung. Saat kedatangan kami yang disambut hangat oleh pengurus panti dan adik² yang riang gembira, dilanjutkan dengan penyerahan sembako oleh Ketua Pelaksana Baksos HMA dan kami pun membaur dan mengajak mereka bermain games sederhana hingga menjelang waktu berbuka puasa.

“Indahnya Berbagi Bersama diBulan Suci Ramadhan Bersama Generasi Milenial”

Mudah-mudahan menjadi amal yang bermanfaat untuk kita semua dan menjadi langkah awal keberhasilan untuk kegiatan² organisasi HMA selanjutnya, Aamiin Ya Robbal Alamin.

News

SISTer, Solusi Pengulangan Isian Data Dosen

Posted on

STIE Enam Enam Kendari – Repetisi pengisian aplikasi dengan data yang sama, kerap dihadapi oleh dosen. Tidak hanya menyita waktu tetapi juga mengganggu pekerjaan dosen yang  memang sudah banyak. Namun, Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti memiliki solusi terhadap permasalahan tersebut. SISTer (Sistem Informasi Terintegrasi) mampu menjadi portal yang digunakan di berbagai proses layanan dengan menyediakan data pendidik.

Ditemui pada sosialisasi SISTer di Makassar, Sekretaris Ditjen Sumber Daya Iptek Dikti, John Hendri menerangkan bahwa dosen berhak memiliki akses terhadap data mereka. SISTer mengajak dosen untuk ikut bertanggung jawab atas data diri yang mereka inputkan ke sistem. Sedangkan PT (Perguruan Tinggi) berperan sebagai validator. Pada akhirnya, SISTer akan menjadi portofolio bagi tenaga pendidik di Indonesia.

Sebelumnya memang Kementerian Ristekdikti telah mempunyai Pangkalan Data Pendidikan Tinggi atau yang lebih dikenal dengan sebutan PDDIKTI. Adanya Sister bukan menggantikan PDDIKTI, namun menambah khasanah data pendidikan tinggi yang ada saat ini.  Apa yang belum ada di PDDIKTI akan dilengkapi dan disempurnakan di Sister, begitupun sebaliknya. Dengan begitu data pendidikan tinggi menjadi lebih kaya.

Sistem yang launching pada tahun 2017 ini memiliki berbagai manfaat, baik bagi dosen maupun PT. SISTer mampu mengakomodasi berbagai aktivitas kinerja yang memungkinkan setiap layanan saling terhubung satu sama lain, sehingga dapat memperkaya portofolio dosen dan mempermudah perencanaan pengembangan kompetensi dan karir dosen. Sedangkan bagi PT, mempercepat pengambilan kebijakan serta basis data akreditasi lembaga dengan memanfaatkan data yang terhimpun di dalam SISTer.

“Data yang diinput oleh dosen membantu Kementerian dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan di Bidang Sumber Daya Pendidikan Tinggi dan Iptek, serta memfasilitasi penjaminan mutu Sumber Daya Manusia dan Sarana Prasarana Iptek”, terang John Hendri.

Sampai dengan saat ini, sudah ada 91 PTN yang menggunakan SISTer dari jumlah keseluruhan 122 PTN. Masih tersisa 31 PTN yang belum menggunakan SISTer. Pasalnya mulai bulan Juli 2018 sistem kenaikan pangkat dari Lektor ke Lektor Kepala akan mulai menggunakan layanan SISTer. Oleh karena itu, bagi dosen yang belum memasukan datanya harap segera diselesaikan.

Meskipun demikian, John Hendri mengungkapkan bahwa tidak ada sistem yang sempurna, selalu ada pengembangan dan perbaikan. Perbedaan pendapat menjadi hal yang lumrah, namun Ia mengajak semua pihak untuk berpikir rasional dan memahami hambatan yang akan dilalui. Pemerintah membutuhkan dukungan dari semua pihak agar visi dan misi yang telah direncanakan dapat tercapai.

Source: http://sumberdaya.ristekdikti.go.id/index.php/2018/03/28/sister-solusi-pengulangan-isian-data-dosen/

Event

STIE Enam Enam “goes to school” sosialisasikan kampus yang sehat

Posted on

STIE Enam Enam Kendari – Dalam rangka menghadapi penerimaan mahasiswa baru (maba), sejumlah Dosen Sekolah Tinggi Imu Ekonomi (STIE) 66 Kendari menggelar sosialisasi di beberapa sekolah pada tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) se-Kota Kendari. Kegiatan ini dilaksanakan hingga tanggal 13 Februari 2019. Pada hari ini, Rabu 13 Februari 2019, pihak STIE 66 Kendari bersosialisasi di SMAN 4 Kendari.

Dari pantauan Warta Sultra di lokasi, kegiatan tersebut diselenggarakan di lapangan upacara SMAN 4 Kendari yang dipimpin lansung oleh Wakil Ketua STIE 66 Kendari, Dr. Abdul Razak dengan dihadiri oleh sejumlah siswa dan guru pendamping SMAN 4 Kendari serta beberapa Dosen STIE 66 Kendari. 

Dr. Abdul Razak mengatakan bahwa dalam kegiatan sosialisasi tersebut terdapat dua target yang disampaikan. Pertama, memberikan pencerahan kepada siswa tentang bagaimana sesungguhnya memilih perguruan tinggi yang baik dan sehat. Kedua, memperkenalkan tentang bagaimana sesungguhnya STIE 66 Kendari.

“Ada beberapa indikator yang harus diperhatikan ketika memilih perguruan tinggi. Pertama, ketika kita memilih perguruan tinggi yang sehat itu tidak lagi melihat apakah ia merupakan perguruan tinggi negeri atau swasta, karena keduanya sama-sama di bawah pengawasan dan pembinaan Dirjen Pendidikan Tinggi. Namun, untuk menentukan kualitas sekolah baik negeri maupun swasta itu ukurannya sama yaitu akreditasi,” ujarnya kepada Warta Sultra saat ditemui usai kegiatan, Rabu (13/2/2019).

Abdul Razak menyampaikan bahwa dalam pengenalan Kampus STIE 66 Kendari terdapat beberapa alasan untuk memilih STIE 66 Kendari sebagai wadah dalam melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, diantaranya adalah seluruh program studi baik S1 maupun S2 telah terakreditasi B dari BAN-PT, ruang kuliah eksekutif serta internet gratis bagi dosen dan mahasiswa.

“Dosen praktisi dan akademi dengan kualifikasi profesor, doktor dan magister, nuansa akademik yang kondusif serta nuansa budaya kekeluargaan antar mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan, waktu perkuliahan yang fleksibel pagi, siang, sore dan malam serta lokasi kampusnya yang srategis berada di tengah Kota Kendari,” paparnya. 

Tidak hanya itu, Dr. La Utu sebagai salah satu Dosen Magister Manajemen menyampaikan bahwa STIE 66 Kendari juga menyediakan dan memfasilitasi beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi dan kurang mampu secara ekonomi, diantaranya adalah Beasiswa BIDIKMISI dari LLDIKTI, Beasiswa Bantuan Biaya Pendidikan Peningkatan Prestasi Akademik (BBP-PPA).

“Selain itu, terdapat beasiswa dari Yayasan Pembina Pendidikan Enam-Enam Bumi Kendari, Beasiswa PPA dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Beasiswa Bantuan Belajar dari pemerintah kabupaten dan kota serta beberapa beasiswa lainnya,” sambung dosen sekaligus mantan Direktur BPD tersebut.

Melalui program sosialisasi ini, Dr. La Utu mengharapkan agar siswa-siswi sekolah dapat mengetahui serta dapat membedakan bagaimana cara menentukan yang mana perguruan tinggi yang harus dipilih dengan kualitas yang baik dan sehat. Demikian ia mengakhiri.

Source: https://wartasultra.id/memperkenalkan-kampus-yang-sehat-stie-66-kendari-gelar-sosialisasi-di-berbagai-sekolah/

Event

STIE Enam Enam Kendari Persiapkan Akreditasi Institusi

Posted on

Pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Enam Enam Kendari bersama-sama dengan dosen dan tenaga kependidikan mengikuti Workshop Penyiapan Akreditasi Institusi. Kegiatan dimulai dengan Kuliah Tamu yang juga diikuti oleh mahasiswa bertempat di aula STIE Enam Enam Kendari (Jumat, 8/2).

Ketua STIE Enam Enam Kendari, Dr. Bakhtiar Abbas dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa pelaksanaan workshop merupakan komitmen STIE Enam Enam untuk selalu menjadikan mutu sebagai bagian penyelenggaraan pendidikan.

“Tidak hanya penjaminan mutu internal, tetapi juga terkait dengan penjaminan mutu eksternal” demikian dituturkan Sekretaris Pusat Penjaminan Mutu Internal STIE Enam Enam selaku pelaksana kegiatan. “Untuk tahun ini, STIE Enam Enam memprogramkan untuk melakukan re-akreditasi institusi. Ini dilaksanakan untuk menjamin bahwa lulusan STIE Enam Enam dapat diterima oleh pelbagai kalangan”

STIE Enam Enam sudah mengakreditasi seluruh program studi yang ada di lingkungan STIE Enam Enam. Saat ini STIE Enam Enam menyelenggarakan tiga program studi dengan dua program studi strata satu, dan satu program studi magister.

“Ke depan, STIE Enam Enam berikhtiar untuk mencapai akreditasi unggul. Untuk itu, program-program dilaksanakan tidak saja menghasilkan lulusan sesuai standar kompetensi lulusan secara nasional, tetapi juga berwawasan Asia Tenggara”, demikian dituturkan Dr. Abdul Razak, wakil Ketua STIE Enam Enam menutup acara tersebut.

Event

STIE 66 Kendari & Pengurus Pusat Sylva Indonesia Gelar ICEASD

Posted on

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Enam-Enam, dan Pengurus Pusat Sylva Indonesia berkolaborasi dengan Civitas Akademika Perguruan Tinggi di Provinsi Sulawesi Tenggara akan menyelenggarakan International Conference on Enviromental Awareness for Sustainable Development (ICEASD) 2019.

ICEASD yang rencananya akan diselenggarakan pada 1 – 2 April 2019 di Kendari dan direncanakan akan dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Bapak H. Ali Mazi.

Selain itu bakal menghadirkan pembicara dari sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Binus Indonesia, Universitas Tohuku Jepang, Universitas Sultan Zainal Abidin Malaysia, Universitas Nasional Indonesia, Universitas Van Lang Hochi Min Vietnam, Universitas Halu Oleo Kendari Indonesia, Universitas Sulawesi Tenggara Indonesia, Universitas Prof. Dr. Moestopo Jakarta Indonesia.

Serta beberapa tamu undangan akan ikut hadir memeriahkan acara di antaranya dari Institut Agama Islam Negeri Kendari, Universitas Shangdong Cina, Universitas De La Salle Philippines, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Hasanuddin Makassar, dan Universitas Malaya Malaysia.

Sekretaris Jendral Sylva Indonesia, Muh. Andriansyah H mengatakan, kegiatan ini merupakan kesempatan dalam membuka ruang implementasi bagi para peneliti dibidang keahlian masing-masing.

“Kegiatan yang berfokus pada lingkungan dan membuka kesempatan implementasi bagi para peneliti sesuai bidang keprofesian sehingga bisa menjadi langkah awal para peneliti untuk memperkuat disiplin keilmuan,” ucapnya.

Ia berharap, keterlibatan Sylva Indonesia dalam kegiatan nantinya dapat memberikan kontribusi positif khususnya dalam mengawal issu lingkungan sebagai fokus utama.

“Keterlibatan Sylva Indonesia dalam menjalin kerjasama dengan STIE 66 Kendari harapannya dapat memberikan kontribusi yang positif dalam mengawal issu lingkungan sebagai fokus utama,” ungkap Andriansyah, Eks. Ketua PC. Sylva Indonesia UHO.

News

Dosen STIE Enam Enam, Abdul Hakim “terpilih” sebagai Ketua Forum UKM/IKM Sultra

Posted on

Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) provinsi Sulawesi Tenggara akhirnya mengukuhkan terbentuknya Forum Usaha Kecil Menengah/Industri Kecil Menengah (UKM/IKM) di aula kantor kantor Disperindag provinsi Sultra pada Senin, 3/12/2018.

Mewakili kepala dinas perindagkop, Rusdin Jaya selaku kepala bidang IKM & perwilayahan industri Disperindagkop Sultra, yang mengukuhkan terbentuknya forum UKM/IKM Sultra, berharap agar organisasi yang terbentuk nantinya dapat menjadi wadah bersama pelaku usaha untuk bersinergi dengan pemerintah khususnya Disperindagkop. “Mari kita hidupkan forum ini dan bersama bersinergi dengan pemerintah untuk saling mendukung dan berjaringan guna membesarkan para pelaku usaha yang ada di Sultra,” kata Rusdin Jaya, ditambahkanya bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegesitan dan kelincahan para pelaku usaha yang menjadi anggota di forum yang terbentuk periode.

Sebelumnya pada hari dan tempat yang sama dilakukan pemilihan ketua forum. Abdul Hakim secara aklamasi dan didaulat oleh peserta untuk langsung memimpin forum masa bakti kepengurusan tahun 2019-2023.

“Saya ucapkan terimakasih atas kepercayaan teman-teman yang hadir dari beberapa kabupatan/kota, untuk memberikan amanah kepada saya memimpin wadah forum ini, mari kita bersama-sama mengembangkan aktivitas usaha kita dengan berjaringan,” ungkap Abdul Hakim.

Menurut Abdul Hakim permasalahan yang dihadapi pelaku UKM/IKM saat ini yang paling mendasar adalah bagaimana memasarkan, mengemas dan melegitimasi ijin usaha. Untuk itu kepengurusannya berusaha untuk menjawab kondisi ini.

Dinas perindagkop Sultra pada tahun 2019 akan mengupayakan adanya mobil kemasan yang mobile guna menyentuh kebutuhan permasalahan kemasan pelaku UKM/IKM.

Reporter: Wa Ode Deli Yusniati

Source: https://faktual.net/disperindag-propinsi-sultra-kukuhkan-forum-ukm-ikm-abdul-hakim-terpilih-secara-aklamasi/#.XAaOEGgza00