Event

Seminar Internasional, STIE-66 Kendari Hadirkan Pembicara Mancanegara

Posted on

KENDARI, www.stie-66.ac.id Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) 66 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Seminar Internasional bertajuk ‘On Social and Behaviour Service’ atau layanan sosial dan prilaku bertempat di Kampus Kampus SITE 66 Kendari, Senin.

STIE 66 Kendari menghadirkan salah seorang pembicara mancanegara selaku keynote spakers yakni Dr Shamsuri dari Universiti Teknikal Melaka, Malaysia.

Pembicara berikutnya adalah Prof Dr Zulkifli Musthan dari Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari dan Dr Abdul Razak dari Stie 66 Kendari.

Pemrakarsa kegiatan, Dr Ismail Suardi Wekke, mengatakan kegiatan yang diikuti para peneliti univeritas di Sultra itu itu juga didukung oleh Universitas Sulawesi Tenggara (SUltra) dan IAIN Kendari.

“Kita ingin di awal semester ini, paling tidak ketiga perguruan tinggi ini saling berkolaborasi melakukan sesuatu untuk dosen-dosen dan juga mahasiswa menuju semester yang akan datang,” katanya.

Menurut dia, ada tiga hal yang point dari pembicaraan di seminar tersebut yakni pertama bahwa untuk riset dan publikasi karya tulis atau karya ilmiah harus melalui desain tersistematis atau tidak bisa tiba-tiba saja.

“Yang kedua adalah kita perlu membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai institusi, tidak hanya perubahan tinggi tetapi juga industri pemerintah dan masyarakat yang kita sebut dengan triple Helix,” katanya.

Point ketiga kata dia, yakni bagaimana bisa memasarkan ide-ide lalu kemudian melakukan sosialisasi di masyarakat, yang akan terlihat pada loyalitas, dan kepuasan pelanggan terhadap produk atau hasil karya. 

Akademisi dari Universiti Teknikal Melaka, dr Shamsuri, dalam kesempatan itu menyampaikan kita-kiat membuat riset atau karya ilmiah meskipun tanpa harus ada dana dari pemerintah, tetapi karya tersebut akan menjadi stimulan mendapat pembiayaan penelitian selanjutnya saat diajukan ke pemerintah.

Sementara itu, Prof Zulkifli Musthan, dalam kesempatan itu memberikan kiat dalam membangun semagat kepada para dosen dan mahasiswa dalam membuat riset sampai bisa dipublikasi pada jurnal internasional.

Source: ANTARA SULTRA

Event

STIE 66 Kendari Terus “Genjot” Kualitas Dosennya

Posted on

KENDARI, www.stie-66.ac.id Tenaga pendidik merupakan salah satu tolak ukur kemajuan pendidikan. Untuk itu, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 66 (STIE 66) Kendari terus menggenjot kualitas tenaga pendidik dalam hal ini dosen yang dimiliki.

Salah satu caranya lewat seminar. Tahun ini, STIE 66 Kendari melaksanakan seminar internasional tentang layanan sosial dan perilaku di Aula STIE 66 Kendari, Senin (5/8) kemarin.

Ketua STIE 66 Kendari, Bakhtiar Abbas mengungkapkan seminar internasional merupakan salah satu program rutin yang dilakukan di perguruan tinggi yang dipimpinnya itu.

“Tujuan agar kita mampu mengakomodir semua reset-reset dari teman-teman dosen baik sebagai peneliti muda maupun peneliti pengembangan. Tentunya bukan hanya sekedar tulisannya untuk jurnal nasional, tetapi lebih berorientasi kepada pengembangan jurnal internasional. Cek poin dari pengembangan jurnal internasional adalah salah satu indikator penilaian di dalam peningkatan kinerja dosen,” ungkapnya.

Lanjutnya, tri dharma perguruan tinggi menginginkan adanya desain penelitian yang dilakukan oleh dosen. Dimana harus berkesinambungan atau konsisten dalam setiap tahunnya agar dimaksimalkan dua kali.

“Untuk mensuport serta menyesuaikan para penelitian internasional, maka kita datangkan pembicara dari luar negeri, seperti Universitas Malaka Malaysia dimana telah bekerjasama sebelumnya,” bebernya.

Bakhtiar Abbas juga menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari perwujudan visi dan misi STIE 66 untuk menjadi salah satu perguruan tinggi yang maju, mandiri di kawasan Asia Tenggara. Jadi seminar ini gunanya untuk peningkatan kapasitas dosen dalam hal pengembangan tri drama perguruan tinggi secara internasional.

“Untuk itu kita khususkan semua dosen pemula maupun senior yang sudah melakukan penelitian baik mandiri maupun diperuntukan kepada pengembangan riset sebelumnya. Baik menggunakan dana sendiri maupun lembaga dalam hal ini Dirjen Dikti tentunya dalam bentuk hibah penelitian,” terangnya.

Dia berharap hibah penelitian yang diberikan oleh lembaga dapat menumbuk kembangkan rasa kemandirian untuk melakukan riset. Sebab ini merupakan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang dosen Tri Dharma perguruan tinggi guna meningkatkan kualitas dan kapasitas yang dimiliki sebagai tenaga pendidik yang profesional.

“Yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana membiasakan dosen-dosen kita untuk melakukan riset bertaraf Internasional, sehingga tidak menyusahkan kita ke lagi dalam mengatur jurnal-jurnal internasional,” tutupnya. (**)

Source: inikatasultra.com

News

Bersinergi: DPRD Provinsi Sultra “gandeng” STIE Enam Enam dalam Penyusunan Rancangan Perda Ekonomi Kreatif

Posted on

STIE Enam Enam Kendari – Ekonomi kreatif adalah sebuah konsep di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang utama. Konsep ini biasanya akan didukung dengan keberadaan industri kreatif yang menjadi pengejawantahannya. Seiring berjalannya waktu, perkembangan ekonomi sampai pada taraf ekonomi kreatif setelah beberapa waktu sebelumnya, dunia dihadapi dengan konsep ekonomi informasi yang mana informasi menjadi hal yang utama dalam pengembangan ekonomi.

DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara nampaknya sangat “concern” terhadap pengembangan ekonomi kreatif di provinsi Sulawesi Tenggara. Oleh karena itu DPRD provinsi Sulawesi Tenggara menjalin kerjasama dengan salah satu kampus ekonomi terbaik di Sulawesi Tenggara dalam rangka penyusunan naskah akademik rancangan peraturan daerah provinsi Sulawesi Tenggara. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Enam Enam Kendari menjadi satu-satunya kampus yang digandeng oleh DPRD Sultra dalam penyusunan naskah akademik raperda tersebut.

Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STIE Enam Enam menjadi konsultan sekaligus penanggung jawab dalam kerjasama penyusunan naskah akademik raperda tersebut. Sebagai salah satu kampus ekonomi yang kredible dan berkualitas tentunya pihak STIE Enam Enam akan serius dan bekerja profesional dalam penyusunannya. Oleh karena itu dibentuk tim khusus yang terdiri dari Dr. Abdul Razak, S.E., M.Si. selaku ketua tim serta Dr. Mahmuddin AS, S.E., M.Si. dan Fakhry Amin, S.H., M.H. sebagai anggota. Abdul Razak selaku ketua tim yang juga merupakan wakil ketua STIE Enam Enam Kendari sangat mengapresiasi tawaran kerjasama yang diberikan oleh Robert Piter Raru, S.H., M.Si. yang menjabat sebagai Plt. Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. “Kami akan bekerja profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas lembaga” ungkap Abdul Razak.

Focus Group Discussion (FGD) Penyajian Penyusunan Naskah Akademik Perda Ekonomi Kreatif

Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan kerjasama di atas, tepatnya pada tanggal 11 Juli 2019 dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) penyajian penyusunan Naskah Akademik Perda Ekonomi Kreatif. Kegiatan ini dihadiri oleh Balitbangda sebagai narasumber, turut hadir Pimpinan dan anggota Kemenhumkam, perwakilan dari berbagai OPD seperti dinas pariwisata, koperasi dan UKM Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta dipimpin langsung oleh Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan berlangsung dengan lancar, penyaji dalam hal ini pihak P3M STIE Enam Enam memaparkan hasil naskah akademik yang kemudian ditanggapi positif oleh forum. Adapun masukan dan saran yang membangun telah diterima dalam rangka terciptanya PERDA Ekonomi Kreatif yang efektif, efisien untuk kemajuan provinsi sultra terutama perekonomian masyarakat sulawesi tenggara.

News

Galeri Investasi STIE Enam Enam Raih Penghargaan dari Bursa Efek Indonesia

Posted on

www.stie-66.ac.id – Galeri Investasi STIE Enam Enam Kendari mendapat penghargaan kompetisi 10 Days Challenge 2019 pada periode I dari Bursa Efek Indonesia. Kompetisi 10 Days Challenge 2019 adalah kompetisi untuk mengapresiasi Galeri Investasi (GI) dan Anggota Bursa (AB) di seluruh Indonesia serta menyukseskan penerapan Simpilfikasi Pembukaan Rekening Efek, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek (KSEI) mengadakan Kompetisi 10 Days Challenge. Kompetisi ini merupakan Kompetisi antar GI BEI dan bekerjasama dengan AB dalam penciptaan SID Saham baru terbanyak dalam 10 hari periode kompetisi. Kompetisi ini diadakan selama 3 periode pada tahun 2019.

Penyerahan Piagam Penghargaan 10 Days Challenge oleh Bursa Efek Indonesia kepada Galeri Investasi STIE Enam Enam Kendari.

Ditemui pada saat penyerahan piagam, Andi Runis Makkulau, S.E., M.E. selaku penanggung jawab Galeri Investasi STIE Enam Enam Kendari mengatakan bahwa ini merupakan kali ketiganya Galeri Investasi kami meraih penghargaan, Semoga pada periode ke II GI STIE Enam Enam bisa mendapat juara lagi.

Hal ini juga disambut positif oleh pihak Bursa Efek Indonesia kantor perwakilan Sulawesi Tenggara. Ricky, Executive Trainer BEI kantor perwakilan Sulawesi Tenggara sangat mengapresiasi Galeri Investasi STIE Enam Enam yang turut berperan aktif dalam setiap kegiatan ataupun lomba yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia. “STIE Enam Enam Kendari merupakan salah satu percontohan bagi kampus lain di Sulawesi Tenggara dan bahkan Nasional tentang bagaimana membina dan mengelola Galeri Investasi agar dapat produktif dan aktif dalam penyebaran informasi pasar modal sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal bagi mahasiswa, praktisi ekonomi, investor, pengamat pasar modal maupun masyarakat umum di daerah dan sekitarnya baik untuk kepentingan sosialisasi dan pendidikan/edukasi pasar modal maupun untuk kepentingan ekonomis atau alternatif investasi” ungkap Ricky.

Sementara itu, Ketua STIE 66 Kendari, DR. Bakhtiar Abbas, SE., M.Si. mengatakan sangat gembira dan bangga atas pencapaian Galeri Investasi STIE Enam Enam. Menurutnya, hal ini akan berdampak positif pada kampus STIE 66 Kendari karena akan memperkuat eksistensi STIE Enam Enam Kendari sebagai salah satu kampus favorit di Sulawesi Tenggara. Dengan banyaknya pencapaian dan prestasi yang diraih oleh institusi, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berkarya dan menambah minat masyarakat untuk turut menjadi bagian dari STIE Enam Enam Kendari. “Kami akan selalu berusaha meningkatkan kualitas kampus dalam meraih prestasi-prestasi  selanjutnya. Sejalan dengan motto STIE 66 Kendari “More than others/Lebih dari yang lain”, tutupnya.

News

STIE Enam Enam Kendari kirim bantuan untuk korban banjir Konawe Utara

Posted on

Dikabarkan masih terdapat beberapa wilayah di Sulawesi Tenggara yang terdampak banjir cukup parah, walau terdapat beberapa wilayah banjir yang mulai surut.

Salah satu wilayah yang tingkat kebanjirannya cukup parah dan belum tampak tanda – tanda akan surut salah satunya adalah desa horoe dan laroonaha kecamatan oheo.

Disini termasuk salah satu wilayah yang mengalami banjir bandang yang cukup parah bahkan membuat akses jalan menuju desa ini masih terputus sehingga bantuan sangat sulit menjangkau wilayah tersebut.

Mengenai bantuan dijelaskan telah berdatangan bantuan dari relawan – relawan, termasuk pemerintah setempat, “dari Pemda sendiri sudah sempat terjangkau, tetapi masih terbatas karena akses menuju kesini masih sulit,” paparnya.

Ditambahkan, walau bantuan sudah berdatangan, tetapi masih sangat kurang karena masysrakat tak sempat membawa barang apapun saat banjir terjadi, sehingga Cukup banyak yang masih diperlukan masyarakat seperti pakaian, popok bayi juga obat – obatan.”

Dalam hal ini keluarga besar STIE Enam Enam Kendari juga memberikan bantuan donasi kepada korban banjir konawe utara di desa horoe dan laroonaha kecamatan Oheo.

Dendy Rivaldi selaku perwakilan KBM STIE Enam Enam Kendari mengatakan, “susahnya akses ke daerah ini diakibatkan ada beberapa jalanan dan jembatan yang putus sehingga bantuan sulit disalurkan,” Dendy juga berharap pemerintah daerah lebih serius memperhatikan wilayah – wilayah terdampak banjir. (Ponimin)

Source: Pena Sultra

Event

Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Enam-Enam (STIE 66) Kendari Gelar Bakti Sosial Amaliyah Ramadhan

Posted on

STIE Enam Enam Kendari – Salah satu Organisasi Internal Kampus Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HMA) STIE Enam Enam Kendari telah mengadakan kegiatan Bakti Sosial yang merupakan salah satu kegiatan tahunan organisasi tersebut yang dipersiapkan jauh hari sebelum datangnya Bulan Suci Ramadhan.

Dengan memberi bantuan berupa sembako dan berbagai macam buku bacaan dan pakaian bekas layak pakai dari teman² kelas yang disalurkan untuk adik²/saudara kita yang berada di Panti Asuhan An-Nur Rahmat bertepatan di Lrg.Pelangi depan Kampus Baru Universitas Haluoleo (UHO).

Kegiatan ini bertujuan untuk menggerakan hati kita semua agar ikhlas memberi dan tetap selalu bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Allah ﷻ kepada kita hingga detik ini mengingat masih banyak saudara/adik² kita diluar sana yang masih kurang beruntung. Saat kedatangan kami yang disambut hangat oleh pengurus panti dan adik² yang riang gembira, dilanjutkan dengan penyerahan sembako oleh Ketua Pelaksana Baksos HMA dan kami pun membaur dan mengajak mereka bermain games sederhana hingga menjelang waktu berbuka puasa.

“Indahnya Berbagi Bersama diBulan Suci Ramadhan Bersama Generasi Milenial”

Mudah-mudahan menjadi amal yang bermanfaat untuk kita semua dan menjadi langkah awal keberhasilan untuk kegiatan² organisasi HMA selanjutnya, Aamiin Ya Robbal Alamin.

News

SISTer, Solusi Pengulangan Isian Data Dosen

Posted on

STIE Enam Enam Kendari – Repetisi pengisian aplikasi dengan data yang sama, kerap dihadapi oleh dosen. Tidak hanya menyita waktu tetapi juga mengganggu pekerjaan dosen yang  memang sudah banyak. Namun, Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti memiliki solusi terhadap permasalahan tersebut. SISTer (Sistem Informasi Terintegrasi) mampu menjadi portal yang digunakan di berbagai proses layanan dengan menyediakan data pendidik.

Ditemui pada sosialisasi SISTer di Makassar, Sekretaris Ditjen Sumber Daya Iptek Dikti, John Hendri menerangkan bahwa dosen berhak memiliki akses terhadap data mereka. SISTer mengajak dosen untuk ikut bertanggung jawab atas data diri yang mereka inputkan ke sistem. Sedangkan PT (Perguruan Tinggi) berperan sebagai validator. Pada akhirnya, SISTer akan menjadi portofolio bagi tenaga pendidik di Indonesia.

Sebelumnya memang Kementerian Ristekdikti telah mempunyai Pangkalan Data Pendidikan Tinggi atau yang lebih dikenal dengan sebutan PDDIKTI. Adanya Sister bukan menggantikan PDDIKTI, namun menambah khasanah data pendidikan tinggi yang ada saat ini.  Apa yang belum ada di PDDIKTI akan dilengkapi dan disempurnakan di Sister, begitupun sebaliknya. Dengan begitu data pendidikan tinggi menjadi lebih kaya.

Sistem yang launching pada tahun 2017 ini memiliki berbagai manfaat, baik bagi dosen maupun PT. SISTer mampu mengakomodasi berbagai aktivitas kinerja yang memungkinkan setiap layanan saling terhubung satu sama lain, sehingga dapat memperkaya portofolio dosen dan mempermudah perencanaan pengembangan kompetensi dan karir dosen. Sedangkan bagi PT, mempercepat pengambilan kebijakan serta basis data akreditasi lembaga dengan memanfaatkan data yang terhimpun di dalam SISTer.

“Data yang diinput oleh dosen membantu Kementerian dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan di Bidang Sumber Daya Pendidikan Tinggi dan Iptek, serta memfasilitasi penjaminan mutu Sumber Daya Manusia dan Sarana Prasarana Iptek”, terang John Hendri.

Sampai dengan saat ini, sudah ada 91 PTN yang menggunakan SISTer dari jumlah keseluruhan 122 PTN. Masih tersisa 31 PTN yang belum menggunakan SISTer. Pasalnya mulai bulan Juli 2018 sistem kenaikan pangkat dari Lektor ke Lektor Kepala akan mulai menggunakan layanan SISTer. Oleh karena itu, bagi dosen yang belum memasukan datanya harap segera diselesaikan.

Meskipun demikian, John Hendri mengungkapkan bahwa tidak ada sistem yang sempurna, selalu ada pengembangan dan perbaikan. Perbedaan pendapat menjadi hal yang lumrah, namun Ia mengajak semua pihak untuk berpikir rasional dan memahami hambatan yang akan dilalui. Pemerintah membutuhkan dukungan dari semua pihak agar visi dan misi yang telah direncanakan dapat tercapai.

Source: http://sumberdaya.ristekdikti.go.id/index.php/2018/03/28/sister-solusi-pengulangan-isian-data-dosen/

Event

STIE Enam Enam “goes to school” sosialisasikan kampus yang sehat

Posted on

STIE Enam Enam Kendari – Dalam rangka menghadapi penerimaan mahasiswa baru (maba), sejumlah Dosen Sekolah Tinggi Imu Ekonomi (STIE) 66 Kendari menggelar sosialisasi di beberapa sekolah pada tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) se-Kota Kendari. Kegiatan ini dilaksanakan hingga tanggal 13 Februari 2019. Pada hari ini, Rabu 13 Februari 2019, pihak STIE 66 Kendari bersosialisasi di SMAN 4 Kendari.

Dari pantauan Warta Sultra di lokasi, kegiatan tersebut diselenggarakan di lapangan upacara SMAN 4 Kendari yang dipimpin lansung oleh Wakil Ketua STIE 66 Kendari, Dr. Abdul Razak dengan dihadiri oleh sejumlah siswa dan guru pendamping SMAN 4 Kendari serta beberapa Dosen STIE 66 Kendari. 

Dr. Abdul Razak mengatakan bahwa dalam kegiatan sosialisasi tersebut terdapat dua target yang disampaikan. Pertama, memberikan pencerahan kepada siswa tentang bagaimana sesungguhnya memilih perguruan tinggi yang baik dan sehat. Kedua, memperkenalkan tentang bagaimana sesungguhnya STIE 66 Kendari.

“Ada beberapa indikator yang harus diperhatikan ketika memilih perguruan tinggi. Pertama, ketika kita memilih perguruan tinggi yang sehat itu tidak lagi melihat apakah ia merupakan perguruan tinggi negeri atau swasta, karena keduanya sama-sama di bawah pengawasan dan pembinaan Dirjen Pendidikan Tinggi. Namun, untuk menentukan kualitas sekolah baik negeri maupun swasta itu ukurannya sama yaitu akreditasi,” ujarnya kepada Warta Sultra saat ditemui usai kegiatan, Rabu (13/2/2019).

Abdul Razak menyampaikan bahwa dalam pengenalan Kampus STIE 66 Kendari terdapat beberapa alasan untuk memilih STIE 66 Kendari sebagai wadah dalam melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, diantaranya adalah seluruh program studi baik S1 maupun S2 telah terakreditasi B dari BAN-PT, ruang kuliah eksekutif serta internet gratis bagi dosen dan mahasiswa.

“Dosen praktisi dan akademi dengan kualifikasi profesor, doktor dan magister, nuansa akademik yang kondusif serta nuansa budaya kekeluargaan antar mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan, waktu perkuliahan yang fleksibel pagi, siang, sore dan malam serta lokasi kampusnya yang srategis berada di tengah Kota Kendari,” paparnya. 

Tidak hanya itu, Dr. La Utu sebagai salah satu Dosen Magister Manajemen menyampaikan bahwa STIE 66 Kendari juga menyediakan dan memfasilitasi beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi dan kurang mampu secara ekonomi, diantaranya adalah Beasiswa BIDIKMISI dari LLDIKTI, Beasiswa Bantuan Biaya Pendidikan Peningkatan Prestasi Akademik (BBP-PPA).

“Selain itu, terdapat beasiswa dari Yayasan Pembina Pendidikan Enam-Enam Bumi Kendari, Beasiswa PPA dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Beasiswa Bantuan Belajar dari pemerintah kabupaten dan kota serta beberapa beasiswa lainnya,” sambung dosen sekaligus mantan Direktur BPD tersebut.

Melalui program sosialisasi ini, Dr. La Utu mengharapkan agar siswa-siswi sekolah dapat mengetahui serta dapat membedakan bagaimana cara menentukan yang mana perguruan tinggi yang harus dipilih dengan kualitas yang baik dan sehat. Demikian ia mengakhiri.

Source: https://wartasultra.id/memperkenalkan-kampus-yang-sehat-stie-66-kendari-gelar-sosialisasi-di-berbagai-sekolah/

Event

STIE Enam Enam Kendari Persiapkan Akreditasi Institusi

Posted on

Pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Enam Enam Kendari bersama-sama dengan dosen dan tenaga kependidikan mengikuti Workshop Penyiapan Akreditasi Institusi. Kegiatan dimulai dengan Kuliah Tamu yang juga diikuti oleh mahasiswa bertempat di aula STIE Enam Enam Kendari (Jumat, 8/2).

Ketua STIE Enam Enam Kendari, Dr. Bakhtiar Abbas dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa pelaksanaan workshop merupakan komitmen STIE Enam Enam untuk selalu menjadikan mutu sebagai bagian penyelenggaraan pendidikan.

“Tidak hanya penjaminan mutu internal, tetapi juga terkait dengan penjaminan mutu eksternal” demikian dituturkan Sekretaris Pusat Penjaminan Mutu Internal STIE Enam Enam selaku pelaksana kegiatan. “Untuk tahun ini, STIE Enam Enam memprogramkan untuk melakukan re-akreditasi institusi. Ini dilaksanakan untuk menjamin bahwa lulusan STIE Enam Enam dapat diterima oleh pelbagai kalangan”

STIE Enam Enam sudah mengakreditasi seluruh program studi yang ada di lingkungan STIE Enam Enam. Saat ini STIE Enam Enam menyelenggarakan tiga program studi dengan dua program studi strata satu, dan satu program studi magister.

“Ke depan, STIE Enam Enam berikhtiar untuk mencapai akreditasi unggul. Untuk itu, program-program dilaksanakan tidak saja menghasilkan lulusan sesuai standar kompetensi lulusan secara nasional, tetapi juga berwawasan Asia Tenggara”, demikian dituturkan Dr. Abdul Razak, wakil Ketua STIE Enam Enam menutup acara tersebut.